Site Loader
Get a Quote

Bpk,Ibu, Sdra-i yang diberkati Tuhan, beberapa menit kedapan saya akan berbicara mengenai CriticaL Moment. Atau yang kila lebih kenal moment kritis, yang saya maksudkan disini  bangun yang mengalami goncangan akibat bencana.

Moment kritis  ini dimana moment-moment yang menentukan kualitas sebuah bangunan saat menghadapi bencana atau goncangan  : 

  1. Ada bangunan yang tetap berdiri / bertahan.
  2. Ada bangunan yang roboh / hancur.

Bangunan  yang  mengalami goncangan diuji kualitasnya hanya dengan beberapa detik atau menit  ketika bencana  terjadi. ‚ÄčInilah yang dinamakan CRITICAL MOMENT, apakah bangunan ini tetap berdiri kokoh atau mengalami kehancuran saat terjadinya goncangan/ bencana.

Begitu juga kehidupan manusia, Alkitab menggambarkakan kehidupan ini bagiakan sebuah bangunan rumah, ada yang mendirikan diatas batu dan ada yang mendirikan diatas pasir. Ketika bencana datang kualitas bangunan itu terlihat. Mat 7:24-27

Tokoh Alkitab yang mengalami Critical Moment/ momen-momen, ada  sebuah pilihan-pilihan untuk menentukan kualitas hidup mereka. Mereka berdiri teguh atau ruboh, mereka menang atau kalah.

  1. Daud  (1 Sam 24:1,4,7)

Daud dia  diperhadapkan dengan situasi yang dilematis, pilihan yang sulit. Ketika Saul mengejar-ngejar dan ingin membunuh Daud di pegunungan En-Gedi Saul mengambil tiga ribu orang terpilih dari seluruh orang Israel  saat sedang mencari Daud , saat itu Saul masuk kedalam Gua untuk membuang hajat, tetapi Daud dan pengikut-pengikutnya ternyata saat itu berada dibagian belakang goa itu, dan para pengikut Daud berkata telah tiba hari yang dikatakan Tuhan kepadamu sesungguhnya Allah telah menyerahkan musuhmu kedalam tanganmu, perbuatlah apa yang kau pandang baik, tetapi dalam pilihan yang sulit itu dalam ujian itu Daud memilih untuk tidak membunuh Saul dia hanya memotong punca jubah Saul, Kenapa? Daud mencintai Taurat Tuhan, dan dia merenungkan Taurat itu bahkan melakukan, sehingga Daud dapat mengasihi sekalipun Saul ingin membunuhnya. kata Daud dijauhkan Tuhan kiranya padaku melakukan hal yang demikian pada tuanku kepada orang yang diurapi Tuhan, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi Tuhan. Dalam situasi yang sulit, pilihan yang sulit, ada ujian kepada Daud, ia tetap berdiri teguh sesuai kebenaran Firman Allah, sesuai dengan apa yang dikehendaki Tuhan.

  • Sadrakh, Mesakh, Abednego Daniel 3:16-18

Mereka diperhadapkan dengan  dua pilihan yang sulit , Taat pada Raja untuk menyembah patung, atau tetap berdiri sesuai kebenaran atau taat kepada Allah. Raja Nebukatnezar membuat patung emas, dan dia mengumpulkan para wakil raja, para pengusa, para bupati, para penasehat negara, para bendahara, para hakim, para ahli hukum dan semua kepala daerah untuk mentabisi patung yang telah didirikan dan saat itu Raja mengeluarkan perintah semua orang yang mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai jenis bunyi-bunyian maka kamu haruslah menyembah patung yang telah didirikan Nebukadnezar, siapa yang tidak menyembah akan dicampakan kedalam perapian yang menyala-nyala.  Ini merupakan Critical Moment dalam kehidupan mereka ada ujian, Apakah mereka tetap berdiri sesuai dengan kehendak Tuhan, atau memilih untuk menyembah patung yang dibuat raja?

Sadrakh Mesakh dan Abednego tetap berdiri pada iman mereka kepada Allah, bahkan mereka berkata Jika Allah yang kami puja tidak sanggup melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala, dan dari tanganmu ya raja, tetapi seandainya tidak kami tidak akan menyembah dewa tuanku dan patung emas yang tuanku dirikan. Mereka berdiri kokoh ditengah ujian, situasi yang sulit dan hasilnya Allah menyelamatkan mereka dari perapian yang menyala-nyala.

Dalam PB Yesus pun pernah mengalami Critical Moment diperhadapkan dengan pilihan. Yesus dicobai dipadang gurun. Mat 4:1-11

Yesus diperhadapkan dalam pilihan , Melakukan kehendak Bapa atau menuruti perkataan Iblis? Setelah Yesus berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus, dan datanglah si pencoba itu iblis, dia berkata jika engkau anak Allah perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti, tetapi Yesus menjawab ada tertulis manusia bukan hidup dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah, kemudian iblis membawa Yesus pada bumbungan bait Allah, jika engaku anak Allah jatuhkanlah diri-Mu kebawah sebab ada malaikat akan menatang Engakau diatas tangannya supaya kakimu jangan terantuk, dan Yesus berkata jangan engakau mencobai Tuhan Allahmu kemudiN Yang terakhir iblis membawa Yesus ke gunung yang sangat tinggi dia perlihatkan semua kerajaan dunia dan kemegahannya dan berkata kepada Yesus semua itu aku akan berikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku, maka kata Yesus enyalah iblis! Sebab ada tertulis engaku harus menyebah Tuhan Allahmu  dan hanya kepada dia sajalah engkau berbakti, Setelah itu malaikat dating melayani Yesus.

Kesimpulan

  • Manusia dalam kehidupan sehari-hari  sering  diperhadapkan dengan  Critical Moment ada pilihan-pilihan yang datang dalam kehidupan kita,  apakah kita tetap berdiri teguh sesuai kehendak Allah atau kita salah memilih sehingga kita digambarkan seperti bangunan ketika goncangan terjadi keruntuhan. Pelajaran bagi  kita agar kita tetap berdiri teguh ditengah goncangan, critical moment, pilihan-piihan yang sulit kiita belajar dari :
  • Daud, dia begitu mencintai taurat Tuhan,merenungkannya dan melakukan.
  • Sadrakh Mesakh dan Abadnego mempunyai Iman yang teguh kepada Allah.
  • Yesus ketaatan-Nya kepada kehendak Bapa dan tidak mengikuti perkataan Iblis.

Pilihan kita hari ini menentukan kita hari besok. Ulangan 30:19

Post Author: admin

2 Replies to “Critical Moment”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *