Kuat menanggung segala sesuatu

Bapak  Ibu Sudara-Saudari yang diberkati Tuhan, hari ini saya akan membawakan kebenaran Firman Tuhan yang berjudul : “ Kuat  menangung segala sesuatu”. Kita baca dalam Kolose 1:9-11 Doa Paulus kepada Jemaat di Kolose agar mereka menerima segala hikmat dan pengertian yang benar agar mereka mengetahui kehendak Allah dengan sempurna, sehinggga hidup layak dihadapan Allah berkenan kepadanya, bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dalam segala hal untuk menanggung segala sesuatu.

Dengan hikmat Allah kita mengetahui kehendak Allah berkenan dihadapan Allah sehingga kita kuat menanggung segala sesuatu.

Apa yang dimaksud dengan hikmat Allah itu?
Dua macam hikmat : Hikmat manusia dan Hikmat Allah

1.Hikmat Manusia 
Bagaimana semua  orang mencari solusi untuk diselamatan? dengan hikmat manusia maka mereka membentuk agama di bumi tujuan untuk diselamatkan.

2. Hikmat Allah
Dengan Hikmat Allah, Bapa mengirimkan Yesus bagi kita dan Yesus  itu satu satunya cara bagi kita, satu-satunya jalan bagi kita untuk diselamatkan. Ketika kita mendapakan Yesus (Hikmat Allah) membuat kita  mengetahui kehendak Allah, layak dan berkenan di hadapan Allah, Sehingga kita jadi Kuat dan Sanggup Menanggung Segala Sesuatu.

Mengapa kita harus kuat…? Karena kita ada di akhir zaman:

  •  Disatu sisi kita dituntut untuk jadi “Pengikut Yesus Yang Sejati”    tetapi di sisi lain kita menghadapi dunia yang semakin hari semakin sulit atau jahat yang mengancam kerohanian kita. dan itu sebabnya sangat penting bagi kita untuk menjadi Kristen / Pengikut Yesus yang sejati
  • Kristen dari kata Kristianos artinya mengikuti jejak yang Yesus tinggalkan secara presisi teliti dan seksama yaitu Firman Allah yang kita dengar kita, kita belajar mengikuti tidak keluar dari apa yang Dia inginkan.
  • Kalau kita pelajari dengan saksama, 3 perumpamaan dalam Lukas 15, sebenarnya satu kesatuan, yaitu membahas tentang:  “Tiga Tingkat Kekristenan

1.     KRISTEN DOMBA (Domba yang Hilang)   
Kristen Domba atau Kristen Kanak-kanak (1 Yohanes 2:14a), adalah Kristen Pemula (orang yang baru percaya kepada Yesus). Tetapi orang Kristen Domba menurut Efesus 4:14 “…sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan.” Orang Kristen domba (kanak-kanak) mudah diombang-ambingkan. Sehingga kita harus menjadi Kristen orang muda

2. KRISTEN ORANG MUDA (Perumpamaan anak yang hilang)
Lukas 15:11-32 Seorang bapa memiliki anak-anak  yang tidak kanak-kanak lagi, tetapi sudah bertumbuh menjadi orang muda (Kristen Orang Muda).

Ciri Kristen Tingkat Orang Muda
Memiliki kerinduan untuk mewarisi kekayaan Bapa, sebab itu ia datang kepada bapanya dan meminta bagian atau haknya.Gambaran kekayaan Firman Allah; Roh Kudus dan Karunia-karunia Roh Kudus; serta Karunia-karunia Pelayanan adalah janji Tuhan bagi kita. Bandingkan dengan 1 Yohanes 2:14c “aku menulis kepada  kamu,  hai  orang – orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat.” Tetapi sayang, banyak yang hanya meminta  mencari dan meminta warisan dari Bapa kekayaan  materi (hal jasmani)

  • Tanda Kristen Orang Muda
  • 1 Yohanes 2:14c menjelaskan bahwa Kristen Orang Muda adalah: Orang Kristen yang sudah mengerti, bahwa menjadi pengikut Yesus yang benar dan berkenan kepada Tuhan bukanlah hal mudah. Ia harus jadi pengikut Yesus yang kuat dan  yang berdaya tahan. Sebab itu…
  • Kelemahan Kristen Orang Muda
  • Kristen orang muda, gambaran anak Tuhan yang aktif, melayani Tuhan dalam berbagai pelayanan. Tetapi Kristen orang muda, belum memiliki kesadaran bagaimana cara untuk menyenangkan Bapa, dengan potensi yang dimilikinya.

Sebab itu tidak ada alasan bagi kita, kita harus bertumbuh menjadi Kristen Dewasa.

3. KRISTEN YANG DEWASA/ Calon mempelai 1 Yohanes 2:16, Kristen Bapa, seperti seorang wanita dewasa (calon mempelai yang siap untuk menikah).

BUKTI TELAH DEWASA
1. Orientasi kegiatannya di rumah
Ada dua rumah yang ia jaga dan pelihara, antara lain:
1. Rumah Pribadi (roh, jiwa dan tubuh). 1 Korintus 6:19
2. Rumah Besar, yaitu perhimpunan jemaat. (Gereja Lokal), di mana ia beribadah/berjemaat 1 Korintus 3:16

2. Mengenakan Kalung Bermata Dirham Di Lehernya
Suatu bukti (tanda) bahwa ia telah bertunangan dengan seorang pria (Kristus).

KEHILANGAN MATA DIRHAM
Tetapi sangat disayangkan, wanita ini kehilangan satu dari 10 mata dirham yang ia miliki. Ia berusaha mencari dirham yang hilang sampai dapat.

TANTANGAN DI AKHIR ZAMAN
Tantangan yang paling serius yang jemaat hadapi di akhir zaman, bukan sandang, pangan dan papan. Tetap jangan sampai kita kehilangan karakter atau sifat-sifat Kristus  dalam kehidupan kita: 2 Timotius 3:1-5, manusia akan…

(1) mencintai dirinya sendiri dan menjadi…
(2) hamba uang. Mereka akan
(3) membual dan
(4) menyombongkan diri, mereka akan menjadi
(5) pemfitnah, mereka akan
(6) berontak terhadap orang tua dan
(7) tidak tahu berterima kasih,
(8) tidak memperdulikan agama,
(9)  tidak tahu mengasihi,
10) tidak mau berdamai,
(11) suka menjelekan orang
(12) tidak suka yang baik,
(13) suka mengkhianat,
(14) tidak berpikir panjang,
(15) berlagak tahu,
(16) lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah.

Jika kita kehilangan karakter-karakter Allah akibatnya dalam Matius 7:21 Pada hari ini aku akan berterus terang kepadamu Aku tidak mengenal engkau enyalah kamu hai pembuat kejahatan.
Pertanyaan
Apakah sudah memakai semua identitas Allah?
Masih berapakah yang kurang, berapakah yang hilang?
Saat ini mari kita minta tanda-tanda idntitas yang hilang biar itu semua ada dalam kehidupan kita agar kitaa berhak menjadi mempelai Kristus.

Pdt J. S Minandar
GPdI Mahanaim Tegal