Cintai dan lakukan Firman Tuhan

2 TAW 34:8-33

KITAB TAURAT DI TEMUKAN KEMBALI (2 TAW 34:8-33)

Selamat pagi Bp /Ibu Sdra-i yang diberkati Tuhan, pembahasan kita masih dalam pasal yang sama, tetapi ini merupakan kelanjutan dalam pemerintahannya menjadi raja. Yosia hidup takut akan Tuhan, ia menyingkirkan berhala-berhala dan setelah itu ia melakukan proyek besar yaitu memperbaiki rumah Tuhan untuk lebih jelas saya mencatat garis-garis besar kisah ini :

GARIS BESAR

Ay 8  Yosia memberi perintah untuk memperbaiki rumah Tuhan

Ay 14 Hilkia menemukan kitab Taurat Tuhan

Ay 15 Hilkia memberikan  kitab itu kepada Safan

Ay 16 Safan membawa kitab itu kepada raja dan membacakan sebagian isi kitab itu.

Ay 19 sesudah Raja mendengarkan perkataan Taurat itu, dikoyakanlah pakaiannya

Ay 20-21 Perintah raja untuk pergi meminta petunjuk Tuhan

Ay 22 Mereka pergi ke Nabiah Hulda

Ay 24 perkataan Hulda “Sesungguhnya aku akan mendatangkan malapetaka atas tempat tempat ini dan atas penduduknya”

Ay 27 Oleh karena engkau sudah menyesal dan engkau merendahkan diri hadapan dan mengoyakan pakaianmu dan menangis dihadapan-Ku Akupun telah mendengarnya.

Ay 28-33  Perjanjian Yosia, seluruh umatnya dihadapan Tuhan bahwa mereka akan menuruti peraturan-peraturannya dengan segenap hati dan jiwa mereka.

Pelajaran bagi kita
Bagaimana jika taurat Tuhan tidak ditemukan? Tetapi bersyukur taurat itu ditemukan karena itu sebagai petunjuk bagi Yosia dan umatnya agar tidak mendapatkan penghukuman.
Taurat /Firman Juga penting bagi kita
Maz 119:72
Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan emas dan perak.

1. Pentingnya taurat Tuhan /Firman Tuhan bagi kita.
Daud mengatakan Firman Tuhan itu sebagai petunjuk-petunjuk bagaimana dia menjalani kehidupan.
Maz 119:33
Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu
aku hendak memegangnya sampai saat terakhir
Maz 119:105
Firman Mu itu pelita bagi kakiku terang bagi jalanku.

Firman Tuhan itu jangan sampai hilang, hilang disini artinya kecintaan kita akan firman Tuhan, baik itu ketika membaca, merenungkan bahkan mendengarkan dan melakukannya /tidak lagi hidup sesuai dengan Firman.

Ingat Firman Tuhan sebagai petunjuk bagi kita menjalani kehidupan, tanpa Firman Tuhan kita salah melangkah dan pada akhirnya kita menerima penghukuman dari Tuhan. setelah kita menerima /memegang Firman Tuhan itu sikap selanjutnya yaitu

2. Merendahkan diri ketika ditegur lewat kebenaran Firman Tuhan. Kita melihat respon Yosia ketika taurat itu ditemukan ia mengoyakan pakaiannya (ay 19)
artinya ia tidak mengeraskan hati, tetapi datang dengan hati yang hancur kepada Tuhan (ayat 27)

Bagaimana  dengan kita mungkin Firman Tuhan dating kepada kita tidak ada yang hilang artinya kita adalah pribadi yang suka membaca firman, kita tidak pernah lewatan dalam mencatat setia Firman Tuhan yang disampaikan, tetapi hanya sampai disitu saja tanpa kita sadar kita masih sering mengeraskan hati.

Tetapi kita belajar dari Yosia ketika Firman Tuhan datang dia menerima itu dengan hati yang hancur, disitulah belas kasih Tuhan dilimpahkan kepada dia dan umatnya. (Mazmur 34:19)
Tuhan itu dekat dengan orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwannya. setelah kita menerima Firman, kita menerima dengan penuh kerendahan hati tindakan selanjutnya yaitu kita lakukan yaitu

3. Totalias melakukan Firman Tuhan (ay 30)
Ketika kita telah menerima Firman mungkin bersifat teguran /peringatan biarlah kita menerima  dengan hati yang hancur,penuh  penyesalan tetapi selebih dari pada itu yang ia kehendaki  melakukan seluruh perintah Allah dengan totalitas. (Yak 1:22-24)

Kesimpulan
Ketika menerima Firman Tuhan, Merendahkan diri dihadapan-Nya siap untuk menjadi pelaku Firman Tuhan